Minggu, 12 Juli 2026

Perkembangan Sistem Operasi Open Source

 


Open source adalah istilah untuk software yang kode programnya disediakan oleh pengembangnya untuk umum agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah atau dikembangkan lebih lanjut serta untuk disebarluaskan. Apabila pembuat program melarang orang lain untuk mengubah dan atau menyebarluaskan program buatannya, maka program itu bukan open source, meskipun tersedia kode programnya.
Open source merupakan salah satu syarat bahwa suatu software dikatakan Free Software. Free software pasti open source software, namun open source software belum tentu free software. Salah satu contoh free software adalah Linux. 
Contoh open source software adalah FreeBSD. Linux yang berlisensi free software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak free software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi open source software dapat diubah menjadi tidak open source. 
FreeBSD (open source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak open source). http://www.opensource.org/licenses memuat jenis-jenis lisensi open source. Mulai tahun 1994-1995, server-server di Institut Teknologi Bandung (ITB) mulai menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasinya. FreeBSD merupakan sistem operasi open source dan tangguh untuk keamanan jaringan maupun server.
Tetapi kemudian para administrator jaringan di Computer Network Research Group (CNRG) ITB lebih menyukai laptop Mac dengan sistem operasi Mac OS X yang berbasis BSD daripada sistem operasi lain. Istilah open source (kode program terbuka) sendiri baru dipopulerkan tahun 1998. 
Namun, sejarah piranti lunak open source sendiri bisa ditarik jauh ke belakang semenjak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford University, University of California Berkeley dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tahun 1960 - 1970-an.
Awalnya tumbuh dari suatu komunitas pemrogram yang berjumlah kecil namun sangat erat dimana mereka biasa bertukar kode program, dan setiap orang dapat memodifikasi program yang dibuat orang lain sesuai dengan kepentingannya. Hasil modifikasinya juga mereka sebarkan ke komunitas tersebut.
Perkembangan di atas antara lain dipelopori oleh Richard Stallman dan kawan-kawannya yang mengembangkan banyak aplikasi di komputer DEC PDP-10.
Awal tahun 1980-an komunitas hacker di MIT dan universitas-universitas lain tersebut bubar karena DEC menghentikan PDP-10. Akibatnya banyak aplikasi yang dikembangkan di PDP-10 menjadi banyak yang kadaluarsa. Pengganti PDP-10, seperti VAX dan 68020, memiliki sistem operasi sendiri, dan tidak ada satupun piranti lunak bebas. Pengguna harus menanda-tangani nondisclosure agreement untuk bisa mendapatkan aplikasi yang bisa dijalankan di sistem-sistem operasi ini.
Karena itulah pada Januari 1984 Richard Stallman keluar dari MIT, agar MIT tidak dapat mengklaim piranti-piranti lunak yang dikembangkannya. Tahun 1985 beliau mendirikan organisasi nirlaba Free Software Foundation. Tujuan utama organisasi ini adalah untuk mengembangkan sistem operasi. 
Dengan FSF, Stallman telah mengembangkan berbagai piranti lunak : gcc (pengompilasi C), gdb (debugger, Emacs (editor teks) dan perkakas-perkakas lainnya, yang dikenal dengan peranti lunak GNU. Akan tetapi Stallman dan FSFnya hingga sekarang belum berhasil mengembangkan suatu kernel sistem operasi yang menjadi target utamanya. 
Ada beberapa penyebab kegagalannya, salah satunya yang mendasar adalah sistem operasi tersebut dikembangkan oleh sekelompok kecil pengembang, dan tidak melibatkan komunitas yang lebih luas dalam pengembangannya.
Pada tahun 1991, seorang mahasiswa S2 Universitas Helsinki, Finlandia mulai mengembangkan suatu sistem operasi yang disebutnya Linux. Dalam pengembangannya Linus Torvalds melempar kode program dari Linux ke komunitas terbuka untuk dikembangkan bersama. 
Komunitas Linux terus berkembang dimana kemudian akhirnya melahirkan distribusi-distribusi Linux yang berbeda tetapi mempunyai pondasi yang sama yaitu kernel Linux dan librari GNU glibc seperti RedHat, SuSE, Mandrake, Slackware, Debian dan lainnya.
Beberapa dari distribusi di atas ada yang bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya adalah Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, dan lainnya.
Free Software Foundation (FSF) selain perangkat lunak adalah lisensi GPL (GNU public License), dimana lisensi ini memberi kebebasan bagi penggunanya untuk menggunakan dan melihat kode program, memodifikasi dan mendistribusi ulang peranti lunak tersebut dan juga jaminan kebebasan untuk menjadikan hasil modifikasi tersebut tetap bebas didistribusikan. 
Linus Torvalds juga menggunakan lisensi ini dalam pengembangan dasar Linux.


Gambar 1 Linus Torvalds 

Seiring dengan semakin stabilnya rilis dari distribusi Linux, semakin meningkat juga minat terhadap peranti lunak yang bebas untuk di sharing seperti Linux dan GNU tersebut, juga meningkatkan kebutuhan untuk mendefinisikan jenis peranti lunak tersebut.
Akan tetapi teminologi free yang dimaksud oleh FSF menimbulkan banyak persepsi dari tiap orang. Sebagian mengartikan kebebasan sebagaimana yang dimaksud dalam GPL, dan sebagian lagi mengartikan untuk arti gratis dalam ekonomi. 
Para eksekutif di dunia bisnis juga merasa khawatir karena keberadaan perangkat lunak gratis dianggap aneh. Kondisi ini mendorong munculnya terminologi open source dalam tahun 1998, yang juga mendorong terbentuknya OSI (Open Source Initiative) suatu organisasi nirlaba yang mendorong pemasyarakatan dan penyatuan Open Source, yang diinisiasi oleh Eric Raymond dan timnya. 
Beberapa contoh daftar distribusi Linux distributions yang didukung oleh Free Software Foundation ditunjukkan seperti pada Tabel 1 berikut ini.


 

Perkembangan sistem operasi windows

 



Mircorost Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antar muka berbasis grafis atau dikenal dengan nama GUI (Graphical User Interface).
Microsoft Corporation adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkantor pusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat yang mengembangkan, membuat, memberi lisensi dan mendukung beragam produk dan jasa terkait dengan komputer.Perusahaan ini didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tanggal 4 April 1975


1  MS-Dos

Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System) adalah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows Versi pertama, Windows Graphic Environmnet 1.0 merupakan perangkat lunak yang bekerja atas arsitekstur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasi dan berjalan atas MS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS.
MS-DOS sendiri sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Products kemudian direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya. MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. 
Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. 
Gambar 1. Logo MS DOS 6.22

2. Microsoft Windows (windows 1.x – windows 3.x)
Microsoft Windows 1.0 merupakan versi pertama sistem operas dalam dunia sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) yang dibuat oleh Microsoft Corporation . Versi ini sebenarnya diluncurkan pertama kali pada tanggal 10 November 1998, tapi tidak pernah keluar ke pasar publik sebelum bulan November 1998, karena banyaknya hambatan yang terjadi ketika pengembangan berlangsung.
Gambar 2 Berbasis GUI

Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) buatan Microsoft Corporatio, yang dirilis pada 9 Desember 1987. Sistem ini diluncurkan untuk melengkapi kekurangan ragam aplikasi pada Windows 1.0.
Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini. 
Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan fitur Multimedia dan True Type Font. 
Sistem ini memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.

3.  Windows 95 – windows ME
Windows 95 diperkenalkan pada tanggal 14 Agustu 1995. Sistem operasi ini memiliki GUI yang lebih menarik dan atraktif, menggunakan rancangan menu "Start", menu inovatif untuk mengakses grup program (pengganti Program Manager) mendukung penamaan berkas yang panjang. 
Windows 95 juga mendukung Plug and Play untuk mendeteksi instalasi perangkat keras dan konfigurasi secara otomatis, memiliki beberapa fasilitas seperti : Browser yang terintegrasi dan Windows Explorer untuk menjelajah Windows. Selain itu juga Windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen daya (APM) dan diperkenalkannya juga Client-Server.

4. Windows 98 - windows SE 
Windows 98 dikeluarkan oleh Microsoft pada 25 Jun 1998. Windows 98 sudah mendukung VGA berbasis AGP, serta mendukung media penyimpanan berkas seperti USB, diperkenalkannya NAT untuk berbagi koneksi Internet dan digantikannya Virtual Device Driver dengan Windows Driver Model. 
Ada juga beberapa fitur tambahan berupa aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer versi 5. Windows 98 juga sudah memiliki kemampuan-kemampuan untuk memainkan Game dan menjalankan aplikasi Multimedia.
Windows 98SE menambahkan dukungan pada Internet Explorer 5, NAT untuk berbagi koneksi Interne, Digital Versatile Disk (DVD, Windows Driver Mode (WDM) yang menggantikan model Virtual Device Drive (VxD) serta Windows NetMeeting 3. 
Sistem ini menganut prinsip hibrida dengan dukungan kernel 16-bi/32-bi, dan masuk pada famili Windows 98.
Windows ME diluncurkan pada tanggal 14 Septembe 2000. Dalam sistem operasi ini tidak ada fitur yang spesial selain transisi dukungan grafis dari 16-Bit ke 32-Bit dan sistem ini banyak dipakai oleh pengguna pribadi.

5. Windows NT 3.xx – 4.xx
Windows NT sebagai pengganti windows ME mendukung arsitekrtur x86 (80×86), Intel IA64 dan AMD64 (x64) dan grafis 32-Bit. Windows NT dibangun dari pengembangan IBM OS/2 dan banyak digunakan dalam jaringan komputer. 
Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang lebih baik dari FAT maupun FAT-32. Windows NT 3.1 dirilis untuk komputer Intel x86, DEC Alpha, dan beberapa platform yang mendukung ARC (Advanced RISC Computing) MIPS. 
Sedangkan Windows 3.51 diluncurkan untuk mendukung komputer IBM PowerP khususnya untuk sistem PReP seperti deskto atau lapto IBM Power Series dan seri Motorol PowerStack. Meskipun menggabungkan dua teknologi dari dua perusahaan, Windows NT 3.51 tidak bisa dijalankan di atas Power Macintosh. 
Intergraph Corporatio kemudian membuat porting untuk arsitektur Intergraph Clipper miliknya sendiri dan membuat porting Windows NT 3.51 agar bisa berjalan di atas arsitektur SPAR (milik Sun Microsystem). Meskipun demikian, kedua produk tersebut tidak dijual ke publik sebagai produk ritel.
Windows NT 4.0 diluncurkan untuk mendukung banyak platform, akan tetapi microsoft hanya membuat service pack dan update untuk dua varian (x86 dan DEC Alph). Selain ke dua varian tersebut service pack dan update dibuat oleh pihak ketiga (Motorola, Intergraph, dan lain-lain). 
Windows NT 4.0 merupakan versi rilis Windows NT yang mendukung DEC Alpha, MIPS, dan PowerPC. 
Microsoft juga membuat Windows 2000 untuk DEC Alpha hingga bulan Agustus 1999. Karena Compaq menghentikan dukungan Windows NT untuk arsitektur tersebut maka Microsoft menghentikan pengembangan proyek AlphaNT tersebut. 

6.  Windows 2000.
Windows 2000 (atau Windows NT 5.0 build 2159) adalah sebuah versi sistem operasi Window yang merupakan versi pengembangan dari Windows NT versi 4.0 yang di dikeluarkan oleh Microsof tanggal 17 Februari 2000 di Amerika Serikat. 
Windows 2000 mempunyai banyak fitur tambahan di antaranya : 
1) Active Director yang baru, 
2) Image Preview, 
3) Plug and Play dan Windows. 
    Driver Model yang lebih baik performanya dibanding sebelumnya, 
4) Browser Explore yang baru, yaitu Internet Explorer 5.0. 
5) Mendukung untuk Microsoft Direct dan Open GL 
    (Windows NT 4.0 hanya mendukung akselerasi OpenG), 
6) Windows Media Playe 6.4 terintegrasi
    (dapat diinstalasikan di Windows NT 4.0 
7) Terminal Service yang telah terintegrasi 
8) Plug And Play yang lebih canggih, 
    Sehingga memasang hardware tertentu dapat langsung berjalan
    tanpa harus melalui proses restart, 
9) Menggunakan driver untuk hardware berbasis Windows Driver Mode 
     atau dikenal juga dengan WDM, 
10) Dukungan manajemen daya lebih baik
      yaitu ACP (Advanced Configuration and Power Interface)
      yang dapat menghemat daya. 


Gambar 4. Logo windows 2000 server

7. Windows XP.
Windows XP menawarkan banyak perubahan, fitur dan performa, berbasis grafis digunakan pada komputer pribad, desktop bisnis, laptop, dan pusat media. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktobe 2001, 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006. 
Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi, antara lain ialah :
  Windows XP Home Edition ditargetkan untuk pengguna pribadi. 
  Windows XP Professional menawarkan fitur tambahan
    seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik,
    dan ditargetkan untuk pasar power user, bisnis dan perusahaan klien.
  Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedi tambahan
    yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV,
    melihat fil DV, dan mendengarkan musik.
  Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, 
    yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus. 
  Windows XP profesional 64-bit Edition
    untuk prosesor berarsitektur IA-6 (Itaniu)
  Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-6.
  Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang. 
  Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional
    yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu.



Gambar 5. Desktop Windows XP

8. Windows server 2003
Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada Windows Server 2003. Fitur windows server 2003 edisi standar antara lain ialah platform .Net, Fitur Domain Controller Server, PKI (Public Key Infrastructure) Server, Domain Name System (DNS), Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Service (WINS), Microsoft IIS, Windows Terminal Service, Mendukung pembagian beban jaringa Fitur standar sebuah server: file service, print service, atau application server yang dapat diinstalasi (seperti Microsoft Exchange Server, SQL Server, atau aplikasi lainnya). 
Windows Server 2003 memiliki nama kode Whistler Server mulai dikerjakan pada akhir tahun 2000. Windows Server 2003 terdiri atas beberapa edisi atau produk yang berbeda, yakni sebagai berikut:
 Windows Server 2003 Enterprise
 Windows Server 2003 Datacenter 
 Windows Server 2003 Web Edition. 
 Windows Small Business Server 2003 (Windows SBS)
 Windows Storage Server 2003. 
 Windows Server 2003 Standard Edition. 


Gambar 6. Jendela Desktop Windows server 2003

9.  Windows Vista
Windows Vista diluncurkan 8 November 2000 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2000 untuk pengguna pribadi. Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka dibandingkan dengan performa, Fitur-fiturnya antara lain AERO, Sidebar, tingkat keamanan lebih baik dari pada Windows XP. 
Windows Vista menggunakan Firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC), BitLocker Drive Encryption, ASLR. Windows Vista menggunakan IPv6, DirectX versi terbaru, dan arsitekstur 64-Bit. Windows vista mempunyai beberapa versi: yaitu:
 Windows Vista Starter.
 Windows Vista Home Basic.
 Windows Vista Home Premium
 Windows Vista Business.
 Windows Vista Enterprise.
 Windows Vista Ultimate 

Gambar 7. Desktop Windows Vista

10. Windows 7 
Windows 7 merupakan gabungan Windows XP dan Windows Vista, Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk pabrikan komputer pada 22 Jul 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktobe 2009. 
Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar Windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras komputer yang kompatibel dengan Windows Vista.
Windows 7 lebih fokus pada dukungan multi-touch pada layar, desain ulang taskbar (Superbar), penggunaan sistem jaringan pribadi bernama HomeGroup dan peningkatan performa. Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft Windows, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan Windows Photo Gallery, tidak disertakan lagi di Windows 7. 
Windows 7 tidak bisa digunakan dengan jumlah memori yang terpasang melebihi kemampuannya. Jumlah ini berbeda di setiap versi Windows 7, dan juga berpengaruh pada arsitektur yang dipakai (apakah 32-bit atau 64-bit). 
Windows 7 memiliki 6 versi seperti Windows Vista hanya berbeda nama, jika Windows Vista memiliki versi Business maka pada Windows 7 versi tersebut dinamakan Professional. Versi tersebut antara lain :
 Windows 7 Ultimate
 Windows 7 Professional
 Windows 7 Enterprise
 Windows 7 Home Premium
 Windows 7 Home Basic
 Windows 7 Starter 


Gambar 8. Desktop Windows 7

11. Windows 8
Windows 8 adalah nama dari versi terbaru Microsoft Window, serangkaian Microsoft secara resmi merilis Windows 8 pada 26 Oktober 2012. Versi percobaan Windows 8 berupa Consumer Preview dan Release Preview. 
Pada tanggal 26 Juni 2013, Microsoft merilis versi Uji Coba dari Windows 8.1 (sebelumnya dikenal sebagai Windows Blue), Sistem operasi ini diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet P, server, dan PC pusat media. 
Sistem operasi ini menggunakan mikroprosesor AR selain mikroprosesor x8 tradisional buatan Intel dan AMD. Antarmuka penggunanya diubah agar mampu digunakan pada peralatan layar sentuh selain mouse dan keyboard, sehingga Windows 8 di desain untuk perangkat tablet sentuh. 
Windows 8 mempunyai beberapa edisi atau versi antara lain adalah sebagai berikut :
 Windows 8, setara dengan Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium.
 Windows 8 Pro, setara dengan Windows 7 Professional.
 Windows 8 Enterprise, setara dengan Windows 7 Enterprise dan Ultimate.
 Windows 8 RT, versi Windows khusus untuk perangkat berprosesor ARM.
 Windows 8.1 


Pengantar Sistem Operasi

 



Gambar 102 Pengantar Sistem Operasi



1. Definisi Sistem Operasi
Sistem operasi (operating system atau OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan perangkat keras dan memberikan kemudahan untuk pemakai dalam penggunaan komputer. 
Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software aplikasi. Layanan tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, tugas penjadwalan, dan antar-muka user. 
Bagian kode yang melakukan tugas-tugas ini dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
2. Ragam sistem operasi
Sistem operasi yang digunakan untuk sistem komputer umum termasuk komputer personal terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu:
2.1. Keluarga Microsoft Windows 
Sistem operasi ini meliputi :
- Windows Desktop Environment berbasis MS-DOS (versi 1.x hingga 3.x), 
- Windows berbasis GUI Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME). 
- Sistem operasi berbasis Windows NT seperti :
Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, windows server 2008, windows server 2008 R2, Windows Home Server, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, Windows 8 yang dirilis pada Oktober 2012 dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014. Keluarga Windows CE seperti windows CE 1.0-CE 6.0 dan Windows Mobile.

2.2. Keluarga Unix. 
Sistem operasi ini menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, debian, red hat, SUSE, Ubuntu, Zeath OS (berbasis kernel linux yang dimodifikasi.). 
MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd. 
Sistem operasi keluarga unix lainnya seperti AIX, Amiga OS, DragonFly BSD, Free BSD, GNU, HP-UX, IRIX,Linux, LynxOS, MINIX, NetBSD, OpenBSD, OS X, Plan 9, QNX, Research UNIX, SCO OpenServer, Solaris, UNIX System V, Tru64 UNIX, UnixWare, 

3. Keluaraga Mac OS. 
Sistem operasi ini dikeluarkan oleh industri komputer Apple yang disebut Mac atau Macintosh. 
Sistem operasi ini antara lain ialah Public Beta (Kodiak), Mac OS X 10.0 (Cheetah), Mac OS X 10.1 (Puma), Mac OS X 10.2 (Jaguar), Mac OS X 10.3 (Panther), Mac OS X 10.4 (Tiger), Mac OS X 10.5 (Leopard), Mac OS X 10.6 (Snow Leopard), Mac OS X 10.7 (Lion), Mac OS X 10.8 (Mountain Lion). 
Berbasis Server : OpenStep, Raphsody, Mac OS X Server 1.0, berbasis Mobile: iOS. Awal tahun 2007 dikeluarkan versi 10.5 (Leopard). 
Tahun 2011 diluncurkan versi 10.7 (lion). Sistem tersebut menggunakan interface TEXT (DOS, POSIX, LINUX), dan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (berbasis TEXT dan berbasis GUI).





Perkembangan Umum Sistem operasi per Generasi*

 

Perkembangan Umum Sistem operasi per Generasi

Gambar 108 Sistem Operasi Per Generasi



Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam lima generasi.

Generasi Awal (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. 
Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung oleh pengguna. 

Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS

Generasi Ketiga (1965-1980)
Sistem operasi pada generasi ini dikembangkan untuk melayani banyak pemakai, dimana para pemakai berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer. Sistem operasi menjadi multi-user (digunakan oleh banyak pengguna sekaligus), multi-programming (melayani banyak program sekaligus) dan multi tasking (melayani banyak tugas dan pekerjaan / Batch Processing System)

Generasi Keempat (1980 – 2000-an)
Pada masa ini sistem operasi telah menggunakan Graphical User Interface (GUI) yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman dan mudah digunakan. Pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar (distributed computer) dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

Generasi Selanjutnya
Pada generasi ini diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi dan Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti: PDA, Poket PC, Laptop, Notebook dan NetBook. Sistem Operasi jaringan virtual juga berkembang, sehingga dalam satu jaringan hanya diinstal satu buah Sistem Operasi pada perangkat Server. 
Pada masa ini, diperkenalkan virtualization sistem yaitu satu komputer dapat diclonning secara virtual menjadi lebih dari satu komputer (sistem operasi) yang dapat bekerja bersama-sama, Cross Platform Operating System (multiboot system) yang dapat menggabungkan dua atau lebih Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows. 
Generasi ini merupakan awal tren Mobile Computing, yang perangkatnya didominasi oleh Android, iOS, Blackberry OS, Windows mobile, Windows Phone dan Symbian. Pada masa ini dikenalkan sistem iClaud (layanan komputasi awan) yaitu sistem layanan jaringan yang dipublikasikan oleh Apple Inc pada tanggal 6 Juni 2011 di San Fransisco. iCloud memungkinkan para penggunanya untuk mensinkronisasi data seperti foto, musik, dan dokumen dari perangkat satu ke perangkat lain seperti ke dalam iPhone, iPad, iPod Touch, Mac dan komputer secara otomatis pada waktu yang bersamaan.
----------------- Suplemen -------------------------

Pengantar Bahasa Pemrograman

 1. Klasifikasi Software

Sistem komputer memiliki 3 elemen penting, yaitu : Hardware, Software dan Brainware. Software menjadi penghubung komunikasi antara Brainware dan Hardware.Software secara umum, terbagi menjadi tiga yaitu : Bahasa Pemrograman, Sistem Operasi dan Program Aplikasi.
Bahasa Pemrograman adalah sebuah software yang digunakan untuk membuat Sistem Operasi dan Program Aplikasi. 
Sistem Operasi adalah sebuah software yang digunakan untuk mengkomunikasikan antara Brainware dan Hardware. 
Program Aplikasi adalah Software yang dibuat untuk kebutuhan tertentu, misalnya : Microsoft Excel adalah software untuk khusus menangani masalah spreadsheet.

2. Level Bahasa Pemrograman
Bahasa mesin (machine language) memiliki program yang sangat panjang karena menggunakan kode biner sehingga sulit dipahami oleh Brainware (Pengguna Komputer). 
Keunggulan Bahasa mesin adalah prosesnya sangat cepat dan tidak memerlukan interpreter atau penterjemah. 
Bahasa tingkat rendah (low level language) mirip dengan bahasa mesin yang memiliki program yang panjang dan sulit dipahami oleh Brainware (Pengguna Komputer).
Meskipun prosesnya cepat, bahasa tingkat rendah ini memerlukan interpreter atau penterjemah. 
Bahasa tingkat tinggi (high level language) menyerupai struktur bahasa manusia sehingga mudah dipahami oleh Brainware (Pengguna Komputer).  
Kelemahan Bahasa Tingkat Tinggi ini adalah memerlukan interpreter atau penterjemah berupa compiler.

3. Klasifikasi Bahasa Pemrograman

Berdasarkan fasilitas grafis yang dimilikinya, Bahasa pemrograman dapat dibagi menjadi dua, yaitu : Bahasa Pemrograman Berbasis Text dan Bahasa Pemrograman Berbasis GUI.  
Pada awalnya, Bahasa Pemrograman hanya dapat digunakan dalam basis teks. Bahasa Pemrograman Berbasis teks ini hanya mengenal huruf, angka dan tanda baca dan tidak mengenal grafis. Yang termasuk Bahasa Pemrograman Berbasis Text adalah
a. Bahasa Pemrograman Basic yang dikembangkan menjadi Turbo Basic,
b. Bahasa Pemrograman Pascal yang dikembangkan menjadi  Turbo Pascal,
c. Bahasa Pemrograman C++ yang dikembangkan menjadi Turbo C++, 
Perkembangan selanjutnya, Bahasa Pemrograman Berbasis teks dikembangkan menjadi Bahasa Pemrograman Berbasis GUI.
Keunggulan Bahasa Pemrograman Berbasis GUI adalah sudah memiliki fasilitas grafis  ( Grafik, Gambar, Audio dan Video). Yang termasuk dalam Bahasa Pemrograman Berbasis GUI adalah :
a. Bahasa Pemrograman Visual Basic pengembangan dari Turbo Basic
b. Bahasa Pemrograman Delphi pengembangan dari Turbo Pascal
c. Bahasa Pemrograman Visual C++ pengembangan dari Turbo C++
----------------------- Presentasi -------------------------------------------------------------


1. Klasifikasi Software





2. Level Bahasa Pemrograman






3. Klasifikasi Bahasa Pemrograman

Sistem Operasi : Kemampuan, Kategori dan Perkembangannya

 

Sistem Operasi : Kemampuan, Kategori dan Perkembangannya


Gambar 162 Hardware, Software, Brainware dan Sistem Operasi






Rabu, 06 Mei 2026

MIKROTIK 1

Laporan Praktikum MikroTik
LAPORAN PRAKTIKUM TKJ

Konfigurasi Dasar MikroTik

Praktikum konfigurasi dasar MikroTik menggunakan Winbox meliputi DHCP Client, DHCP Server, IP Address, dan NAT agar jaringan lokal dapat terhubung ke internet. Karena kehidupan modern manusia sekarang secara emosional terikat dengan sinyal WiFi.

BAB 1 - Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Perkembangan jaringan komputer saat ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam proses komunikasi dan pertukaran data melalui internet.

Salah satu perangkat jaringan yang sering digunakan adalah MikroTik. MikroTik digunakan untuk mengatur lalu lintas jaringan, membagi koneksi internet, serta mengelola jaringan komputer dengan lebih mudah.

Internet mati lima menit saja sudah cukup membuat satu rumah berubah menjadi tim investigasi dadakan.

1.2 Pengertian MikroTik

MikroTik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang digunakan untuk menjadikan komputer atau perangkat menjadi router jaringan.

1.3 Fungsi MikroTik

  • Mengatur lalu lintas jaringan
  • Membagi koneksi internet
  • Menjadi DHCP Server
  • Menjadi Firewall jaringan
  • Mengelola bandwidth internet

BAB 2 - Alat dan Bahan

  • Laptop / PC
  • MikroTik Router
  • Kabel LAN
  • Aplikasi Winbox
  • Koneksi Internet

BAB 3 - Langkah Praktikum

3.1 Reset Konfigurasi MikroTik

Langkah pertama adalah melakukan reset konfigurasi MikroTik agar pengaturan kembali ke kondisi awal.

System → Reset Configuration

📸 Dokumentasi Reset MikroTik

3.2 Konfigurasi DHCP Client

DHCP Client digunakan agar MikroTik memperoleh IP Address otomatis dari sumber internet atau router utama.

  • Interface : ether1
  • Status : bound

📸 Dokumentasi DHCP Client

3.3 Konfigurasi IP Address

Selanjutnya dilakukan pemberian IP Address pada interface ether2 sebagai gateway jaringan lokal.

📸 Dokumentasi IP Address

3.4 Konfigurasi DHCP Server

DHCP Server berfungsi memberikan IP Address otomatis kepada client yang terhubung ke jaringan MikroTik.

Dengan DHCP Server manusia akhirnya tidak perlu mengatur IP satu-satu seperti operator warnet era Windows XP.

📸 Dokumentasi DHCP Server

3.5 Konfigurasi NAT

NAT digunakan agar jaringan lokal dapat terhubung ke internet menggunakan koneksi dari MikroTik.

  • Chain : srcnat
  • Action : masquerade

📸 Dokumentasi NAT

BAB 4 - Hasil Praktikum

  • MikroTik berhasil dikonfigurasi ulang
  • DHCP Client berhasil memperoleh IP otomatis
  • DHCP Server berhasil dijalankan
  • NAT berhasil dikonfigurasi
  • Jaringan lokal berhasil terhubung ke internet

BAB 5 - Kesimpulan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa MikroTik dapat digunakan untuk mengatur jaringan komputer dengan mudah melalui aplikasi Winbox.

Praktikum ini membantu memahami dasar administrasi jaringan menggunakan MikroTik.

Sumber

Langkah Praktikum :

https://vt.tiktok.com/ZS9DAVtV4/


Materi dan Penjelasan :

ChatGPT

Modern Blogger Design • Praktikum MikroTik TKJ

Perkembangan Sistem Operasi Open Source

  Open source adalah istilah untuk software yang kode programnya disediakan oleh pengembangnya untuk umum agar dapat dipelajari cara kerjany...